Modul 1: Pesanan Diterima sampai Dikirim
1. Apa yang berubah
Section titled “1. Apa yang berubah”Ini modul pertama — belum ada model sebelumnya untuk dibandingkan.
Notasi baru yang diperkenalkan:
| Kode | Nama | Peran dalam modul ini |
|---|---|---|
| E01 | None Start Event / None End Event | Titik masuk dan keluar proses |
| A01 | Task (abstrak) | Satu unit kerja bermakna |
| A02 | None / Undefined Task | Task tanpa penanda tipe — default di alat gambar |
| F01 | Sequence Flow | Urutan antar-elemen dalam satu proses |
Delta requirement: belum ada modul sebelumnya. Mulai dari nol.
Memuat diagram…
2. Kasus bisnis
Section titled “2. Kasus bisnis”Seorang manajer operasional toko daring mendatangi kamu dan berkata:
“Kami sudah jalan bertahun-tahun, tapi tidak ada yang pernah menggambar cara kerja kami. Kalau ada karyawan baru, kami ceritakan sambil jalan. Bisakah kamu gambarkan alur pesanan kami — dari customer menaruh pesanan sampai barang sampai ke tangannya?”
Manajer itu tidak menyebut notasi, tidak menyebut software. Ia hanya ingin gambaran apa yang terjadi, dalam urutan yang benar.
3. Requirement
Section titled “3. Requirement”Berikut yang berhasil kamu gali dari wawancara lanjutan:
- Proses dimulai ketika sebuah pesanan diterima dari customer.
- Pertama, staf memeriksa data pesanan: nama, alamat, dan item yang dipesan.
- Setelah data terverifikasi, staf gudang menyiapkan paket.
- Setelah paket siap, staf pengiriman mengirimkan paket.
- Proses selesai ketika paket sudah dikirim.
(Untuk saat ini: asumsikan semua pesanan lolos verifikasi. Keputusan ditangani di modul berikutnya.)
4. Panduan analisis
Section titled “4. Panduan analisis”Sebelum membuka alat gambar, jawab pertanyaan-pertanyaan ini. Tulis jawabanmu di kertas atau teks editor, lalu bandingkan dengan kunci jawaban di Bagian 7.
Participant (siapa yang terlibat?):
- Siapa atau apa yang mengerjakan sesuatu dalam proses ini?
- Apakah mereka semua berada dalam satu organisasi?
Trigger (apa yang memulai proses?):
- Kejadian apa yang membuat proses ini dimulai?
- Apakah kejadian itu aktif dilakukan seseorang, atau datang dari luar?
Pekerjaan (apa yang dilakukan?):
- Daftarkan semua aktivitas yang disebutkan. Apakah setiap aktivitas adalah satu unit kerja bermakna, atau ada yang terlalu kecil/besar?
- Berapa banyak task minimal yang kamu butuhkan?
Outcome (bagaimana proses berakhir?):
- Apa keadaan akhir yang diinginkan?
- Apakah ada lebih dari satu kemungkinan akhir?
Koneksi (dalam urutan apa pekerjaan dilakukan?):
- Apakah satu pekerjaan harus selesai sebelum yang lain mulai?
- Apakah ada pekerjaan yang bisa dilakukan bersamaan?
5. Tugas
Section titled “5. Tugas”Gambarkan proses di atas sebagai diagram BPMN 2.0.
Langkah yang disarankan:
- Buka bpmn.io/modeler di browser (atau unduh dan buka file starter di bawah).
- Gambar satu Start Event. Beri nama: kondisi/pemicu yang terjadi.
- Tambahkan Task untuk setiap langkah kerja yang kamu identifikasi.
- Hubungkan semuanya dengan Sequence Flow dari kiri ke kanan.
- Akhiri dengan End Event. Beri nama: keadaan akhir.
- Simpan file
.bpmn-mu.
Konvensi penamaan (diajarkan di modul ini, ditegakkan di semua modul berikutnya):
| Elemen | Pola | Contoh benar | Contoh salah |
|---|---|---|---|
| Task | kata kerja + objek | “Verifikasi data pesanan” | “Verifikasi”, “Data pesanan” |
| Start Event | kondisi/pemicu yang terjadi | “Pesanan diterima” | “Mulai”, “Start” |
| End Event | keadaan akhir | “Pesanan terkirim” | “Selesai”, “End” |
6. Pemeriksa kriteria
Section titled “6. Pemeriksa kriteria”Setelah selesai menggambar, unggah file .bpmn-mu ke bawah untuk diperiksa.
Periksa model Kasus 1
Hasil di bawah adalah pemeriksaan struktural, bukan penilaian nilai. Mode dugaan memakai heuristik nama; periksa sendiri hasilnya.
7. Kunci jawaban
Section titled “7. Kunci jawaban”Lihat kunci jawaban Modul 1
Lapis A — Model referensi
Section titled “Lapis A — Model referensi”Memuat diagram…
Walkthrough token:
- Token lahir di Start Event “Pesanan diterima” ketika pesanan masuk ke sistem.
- Token bergerak melalui Sequence Flow ke Task “Verifikasi data pesanan” — staf memeriksa kelengkapan.
- Setelah selesai, token bergerak ke Task “Siapkan paket” — staf gudang mengemas.
- Token bergerak ke Task “Kirim paket” — staf pengiriman mengirimkan paket.
- Token tiba di End Event “Pesanan terkirim” dan dimusnahkan — proses selesai.
Satu jalur, satu token, lima elemen. Tidak ada percabangan, tidak ada event perantara.
Lapis B — Kriteria wajib
Section titled “Lapis B — Kriteria wajib”Model yang berbeda dari referensi tetap dianggap benar jika memenuhi semua kriteria ini:
- Tepat satu None Start Event — proses memiliki titik masuk tunggal.
- Minimal satu None End Event — proses memiliki titik keluar yang eksplisit.
- Minimal tiga Task — verifikasi, persiapan, dan pengiriman adalah tiga unit kerja yang berbeda.
- Nama Task mengikuti pola “kata kerja + objek” — bukan kata benda tunggal, bukan kalimat panjang.
- Token dapat mencapai End Event — tidak ada jalur yang buntu (dead-end).
(Kamu bisa menambahkan task tambahan selama granularitasnya sesuai: satu unit kerja bermakna bisnis.)
Lapis C — Variasi yang juga diterima
Section titled “Lapis C — Variasi yang juga diterima”Variasi 1: Task “Terima pesanan” sebagai langkah pertama Menambahkan task eksplisit sebelum verifikasi juga sah, asalkan granularitasnya berbeda dari verifikasi. Trade-off: diagram lebih panjang, tapi menggambarkan bahwa pencatatan pesanan adalah aktivitas tersendiri.
Variasi 2: Empat atau lebih task Misalnya memisahkan “Cetak label pengiriman” dari “Siapkan paket”. Sah jika keduanya memang dikerjakan oleh peran atau waktu yang berbeda.
Lapis D — Kesalahan umum
Section titled “Lapis D — Kesalahan umum”Kesalahan 1: Task diberi nama benda, bukan aktivitas
- Contoh: Task bernama “Data pesanan” atau “Paket”.
- Gejala: Pembaca tidak tahu apa yang dikerjakan.
- Perbaikan: Ganti dengan “Verifikasi data pesanan” atau “Siapkan paket”.
Kesalahan 2: Start Event atau End Event tanpa nama
- Contoh: Start Event dibiarkan tanpa label, atau diberi nama “Start”.
- Gejala: Diagram tidak menyatakan apa yang memicunya atau apa keadaan akhirnya.
- Perbaikan: Gunakan nama kondisi/kejadian: “Pesanan diterima” / “Pesanan terkirim”.
Kesalahan 3: Task terlalu granular (level klik antarmuka)
- Contoh: “Klik tombol simpan”, “Isi field nama”, “Buka halaman pesanan”.
- Gejala: Diagram berisi 15+ task untuk satu proses sederhana.
- Perbaikan: Gabungkan ke dalam unit kerja bermakna bisnis: “Verifikasi data pesanan” mencakup semua interaksi antarmuka untuk menyelesaikan verifikasi itu.
Selanjutnya → Modul 2: Order Perlu Divalidasi — pesanan bisa ditolak; kamu perlu keputusan.